Menyambut Tahun Baru Hijrah 1438 H

Lebaran Yatim Menyambut Tahun Baru Hijrah 1438 H

 

“Berjuta Berkah Berbagi Kebahagiaan”

 

Bagi sebagian dari kita, merayakan pergantian tahun baru Masehi di akhir Desember adalah hal biasa. Dan sebagai seorang muslim, seberapa seringkah kita merayakan dan memaknai pergantian Tahun baru Hijrah 1 Muharram?

 

Yayasan Rindang Indonesia (Rindang Indonesia Foundation) disingkat RIF, sebuah lembaga sosial yang berlokasi di Jl. Masjid Rawa Bacang No. 4 Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi mengadakan serangkaian kegiatan yang dinamakan Lebaran Yatim Menyambut Tahun Baru Hijrah 1438 H dengan tema “Berjuta Berkah Berbagi Kebahagiaan” di kantor yayasan pada Ahad, 16 Oktober 2016 Wib yang lalu.

 

Kegiatan diawali pukul 07.00 Wib dengan senam kesegaran jasmani puluhan ibu-ibu warga sekitar yayasan dengan instruktur senam Bp. Tasim, Kadiv Kesehatan dan Logistik RIF, di halaman kantor yayasan yang dibuatkan panggung dan tenda tempat acara. Dengan diiringi musik dan lagu-lagu daerah, dengan penuh semangat dan keceriaan, mereka berolahraga demi menjaga kesehatannya. Selain santunan anak yatim dan dhuafa rutin setiap bulannya, RIF biasa menyelenggarakan kegiatan rutin per tiga bulan-an yaitu Bazar Sembako Murah dan Check up Kesehatan dan Obat Gratis. Bazar Sembako Murah berupa paket berisi beras 2 liter, gula pasir ½ Kg, satu kotak susu cair 1 liter, dan minyak sayur 1 liter yang dihargai hanya Rp. 25.000,- saja dibanding harga umum sekitar Rp. 55.000,- sangat membantu warga meringankan biaya belanja dapur.

 

Usai bazar, dilanjutkan dengan check up kesehatan dan obat gratis bagi kaum dhuafa binaan yayasan. Mereka bisa berkonsultasi langsung kepada dokter yang bertugas mengenai kesehatannya. Pengecekan berat badan, tensi darah, kadar gula, kolesterol, dan asam urat, diberikan obat gratis bila memang diperlukan pengobatan.

 

Rangkaian acara demi acara berjalan, hingga acara intinya pukul 14.00 Wib adalah santunan anak yatim dan dhuafa binaan yayasan yang dihadiri oleh para donatur, Ust. Abdur Rouf, tokoh masyarakat, Bp. Mintra, Bimas Polsek Pondok Gede, Bp. Edi Junaedi, Babinsa Pondok Gede, Bp. Hamsasmi, S.Pd.I., M.M., dan Suparman, S.Pd.I., M.M., sebagai anggota Dewan Pembina RIF. Acara diawali dengan sambutan Ketua Umum RIF, Bp. M. Adhie Pamungkas, S.Sos., M.M.

 

Dalam sambutannya, Bp. M. Adhie Pamungkas menyampaikan rasa terimakasih yang mendalam kepada seluruh pihak utamanya para donatur yang sangat cinta dan peduli kepada anak yatim dan dhuafa, terus memberikan donasinya untuk kelangsungan hidup mereka. Selain itu Adhie menjelaskan tiga bidang yang dijalani oleh Yayasan Rindang Indonesia yaitu bidang Sosial, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat dengan motto “Berkarya, Mengabdi Sepenuh Hati”. Progress ke depan untuk pengembangan dan memaksilkan kinerja yayasan, akan dibangun Asrama Yatim dan Piatu di Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi dengan luas bangunan 250 m² di lahan 490 m² yang rencananya akan dimulakan pembangunannya pada awal Januari 2017 nanti.

 

Acara juga diisi dengan ceramah Ust. Abdur Rouf, tokoh masyarakat Rawa Bacang tentang anak yatim. Beliau membesarkan hati para anak yatim agar semangat dalam belajar menuntut ilmu untuk kehidupan masa depan yang gemilang. “Masih banyak orang yang peduli kepada masa depan anak yatim lewat Yayasan Rindang Indonesia dengan mendonasikan sebagian rezekinya kepada anak yatim,” ujar Ust. Abdur Rouf.

 

Pentas seni anak yatim Putra dan Putri berupa tari ikut menambah semaraknya acara. Selain itu ada hiburan Fun Game oleh Kakak Hadi bagi anak-anak yatim. Bagi anak yatim yang hafal sebagian atau seutuhnya Asmaul Husna diminta maju ke depan diminta menyebutkan dan dibagikan hadiah berupa makanan dalam kemasan. Kak Hadi juga memotivasi mereka agar tidak hanya rajin berdoa saja kepada Allah Swt untuk meraih cita-cita tetapi diimbangi dengan semangat berusaha diantaranya rajin menuntut ilmu.

Acara inti yaitu santunan kepada 150 yatim  binaan Yayasan rindang Indonesia berupa uang dalam amplop dan bingkisan 2 paket diberikan oleh Ketua Umum yayasan, para undangan, dan donatur yang hadir dalam acara tersebut. Ada seorang ibu donatur, yang didampingi suaminya tak kuasa meneteskan air mata saat membagikan santunan yang diiringi sholawat nabi.

Bp. Mintra, Bimas Polsek Pondok Gede, ketika diwawancari Budaya Bangsa-bangsa usai acara mengutarakan, “sungguh keberadaan Yayasan Rindang Indonesia sangat membantu tugas pemerintah dalam menangani masalah sosial diantaranya dengan merawat, menjaga, melindungi, dan membina para yatim dan dhuafa yang ada di wilayah Pondok Gede sehingga mereka terayomi dengan baik”. “Saya doakan semoga lebih sukses lagi dengan terwujudnya rencana pembangunan Asrama Yatim dan Piatu di Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi sebagai pusat kegiatannya.

Salah satu donatur, Ibu binti Sunarjo Pusmiwijoyo didampingi suaminya seorang purnawirawan TNI, Bp. Sumardi ikut hadir dalam acara tersebut menerangkan kepada Budaya Bangsa Bangsa

 awal mula beliau mengenal Yayasan Rindang Indonesia. “Awal mula, saat saya belanja di sebuah Mal di Jakarta, saya diinformasikan tentang Yayasan Rindang Indonesia dengan segala kegiatannya, diantaranya santunan anak yatim, oleh Ibu Hesti sebagai duta yayasan di sebuah stand yayasan di Mal tersebut,”terangnya. Lebih lanjut, Ibu Hj. RA. Umi Udianti menjelaskan, dari  pertemuan itu saya didakwahi lewat WA (Whats App). Dengan kiriman tersebut saya merasa terharu, mendapatkan pendidikan religi bagi pribadi saya, sungguh indah rasanya. Sekian lamanya, sebelum kedatangan ini, dua hari yang lalu sedikit terganggu tidur saya memikirkan bahwa saya harus datang ke Yayasan Rindang Indonesia untuk mendonasikan sebagian rezeki dan melihat langsung apa saja kegiatannya,”terangnya. “Saya merasa bersyukur bahwa rezeki adalah titipan Allah Swt, ada sebagian hak anak yatim di harta yang saya miliki yang harus dishodaqohkan. Saya memohon untuk didoakan oleh anak yatim agar anak saya yang sedang melamar sebagai pegawai KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) bisa diterima, itu hajat saya. Suami saya juga berdoa agar usaha bisnisnya lancar berkat do’a anak yatim. Doa mereka sangat manjur dikabulkan oleh Allah Swt,”terangnya.

POST REPLY